Friday, 21 November 2014

Vocaloid

  • LATAR BELAKANG

Walaupun manga dengan tema vocaloid pernah terbit, namun sebenarnya pada awalnya vocaloid itu sendiri bukanlah judul manga atau anime. Vocaloid adalah nama dari sebuah program voice synthesizerbuatan Yamaha yang saat ini kepopulerannya sudah merambha ke seluruh dunia. Hatsune Miku adalah salah satu karakter yang dibuat berdasarkan salah satu jenis suara yang terdapoat dalam program vocaloid ini. Karakter ini telah menjadi salah satu karakter Vocaloid yang paling terkenal.
Sebelum populer seperti sekarang ini, vocaloid hanyalah sebuah software pendukung pembuat musik. Namun setelah kemunculan Hatsune Miku dan beberapa karakter lainnya, banyak penggemar anime dan musik yang menyukai designnya dan menganggap seakan-akan mereka adalah penyanyi profesional. Seperti halnya penyanyi profesional, Hatsune Miku dan kawan-kawan juga mengadakan konser dan  telah merilis CD album dan single yang beberapa di antaranya menduduki peringkat teratas tangga lagu di Jepang.
Selain itu, mereka juga merilis beberapa DVD berisikan video musik dan rekaman konser mereka. Tidak hanya sampai di situ saja, kini mereka sudah memiliki banyak sekali merchandise misalnya action figure, t-shirt, manga, video game, dan lain sebagainya. Saat ini merka sudah menjadi sebuah trend dan bahkan dianggap sebagai idola yang sesungguhnya.


  • DESKRIPSI


Vocaloid berasal dari kata "Vocal" dan "Android" Vocaloid adalah software yang diproduksi Yamaha yang berguna sebagai software musik yang dapat digunakan untuk memproduksi bagian vokal dalam suatu lagu, Vocaloid buatan Yamaha Corp ini dapat mengeluarkan suara nyanyian manusia, suara nyanyian diambil dari "Voice Library" yang berisikan suara penyanyi sebenarnya. Lirik lagu dinyanyikan dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang.
Yamaha tidak menjual Vocaloid secara terpisah, melainkan dibundel dengan pustaka suara produksi perusahaan pustaka suara yang mendapat lisensi Yamaha. Vocaloid berasal dari kata "vocal" dan "android".

Software ini di rilis pertama kali oleh yamaha pada 26 Februari 2003, Sampling rekaman sang penyanyi di proses dengan metode domain frekuensi atau tekniknya bernama Frequency-Domain Singing Articulation Splicing and Shaping yang artinya kira-kira penyambung dan pembentuk artikulasi nyanyian dengan domain frekuensi.  Hasilnya dimasukkan ke dalam basis data "artikulasi nyanyian" yang berisi potongan suara dan teknik bernyanyi.

Salah satu contoh sederhana teknologi vocaloid dapat ditemukan di komputer , yaitu pada, coba buka fitur Speech dari Control Panel. Di sana ada pilihan Text to Speech. Fitur ini sebenarnya dibuat untuk membantu pengguna Windows yang memiliki cacat visual seperti para tuna netra yang kesulitan melihat atau orang-orang yang memiliki hipermetropi (rabun dekat) yang parah. Selain Microsoft Sam, Windows juga punya versi lainnya seperti Microsoft Mike dan Microsoft Mary, Lernout Hauspie Michael dan Michelle, serta Microsoft Lili untuk spesialisasi Windows versi Cina (Vista dan seterusnya). Mulai dari Windows Vista, diperkenalkanlah Microsoft Anna yang menggantikan Sam sebagai suara text-to-speech.
Proyek vocaloid ini sebenarnya berkembang sudah sejak lama. Pada Januari 2004 ZeroG telah merilis produk vocaloid pertama mereka, Leon dan Lola, yang dispesialisasikan untuk musik aliran soul. Leon dan Lola pertama kali muncul di acara NAMM Show 15 Januari 2004. Juli 2004, ZeroG merilis lagi vocaloid-nya yang bernama Miriam.
Pada 29 Juni 2007 muncullah engine vocaloid 2 yang dirilis dari PowerFX. Kemudian, bermunculanlah vocaloid-vocaloid lain seperti Hatsune Miku dari Crypton dan Prima dari ZeroG. Vocaloid generasi kedua inilah yang sampai saat ini masih sering dipakai sebagai vokalis oleh berbagai artis dan musisi.
Setiap vocaloid memiliki spesialisasi musik dan bahasa. Hatsune Miku, Kagamine Rin, dan Kagamine Len dispesialisasi untuk digunakan dalam lagu-lagu yang liriknya berbahasa Jepang. Sweet Ann dari PowerFX dan Sonika dari ZeroG dispesialisasi untuk lirik berbahasa Inggris. Dari vocaloid generasi pertama, Leon, Lola, dan Miriam dari ZeroG adalah vocaloid berbahasa Inggris sementara untuk yang berbahasa Jepang adalah Meiko dan Kato yang diproduksi oleh Crypton.
Berbagai perbaikan dan pemantapan terus dilaksanakan untuk menyempurnakan suara dari para vocaloid. Misalnya, untuk permasalahan kompatibilitas bahasa Crypton memperkenalkan vocaloid terbarunya, Megurine Luka yang bilingual; bisa digunakan untuk dua bahasa. Kemudian 30 April 2010, dirilislah Hatsune Miku Append yang memiliki 6 pilihan suara.
Penasaran seperti apa vokal Hatsune Miku? Supercell, salah satu band doujin music Jepang sering menggunakan Hatsune Miku sebagai vokalis lagu-lagunya. Misalnya, lagu yang berjudul MELT.
Memang software program musik tidak ada kaitannya dengan anime atau manga, tetapi setelah program ini mendulang sukses Key [yg buat Little Buster, Clannad, Angel Beats dll] minta ijin Crypton [pelesensi Vocaloid] untuk nerbitin manganya sesuai chara official Crypton plus fake loid/ UTAU [vocaloid fanmade] sebagai support charanya

BEBERAPA VOCALOID DIANTARANYA
1.Hatsune Miku
2.Kagamine Rin dan Kagamine Len
3.Megurine Luka
4.Gackpoid
5.Megpoid
6.Sonica
7.Yuki Kaai
8.Nekomura Iroha
9.Lily
10.Big AI


KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Kelebihan dari software ini adalah dapat membuat lagu sedangkan kekurangannya adalah diperlukan pengetahuan mendalam tentang musik dan software ini untuk dapat membuatnya.